Contohagama Ardi menurut saya adalah agama Shinto dari Jepang. Menurut pandangan mereka, Tuhan itu sifatnya sangat universal dan ada di mana-mana dan dalam berbagai wujud. Kemudian, bagaimana dengan agama Samawi tadi? Menurut saya, agama tersebut otomatis juga adalah buatan manusia karena wahyu diberikan Tuhan kepada manusia.
SemulaDijawab: Bagaimana pendapat kalian mengenai strategi geopolitik yang dilakukan pemerintah indonesia? Sebenarnya, dari konflik India dan Tiongkok juga, saya sudah nebak arah kepentingan nasional atau alter-egonya Indonesia, yaitu duit, duit, dan duit. Ini disampaikan oleh juru bicara Kemlu Indonesia, dan bisa dipastikan ini benar-benar
Samaseperti pandangan saya terhadap teis dan kepercayaan lain. Bukan kah Tuhan menciptakan kita manusia berbeda-beda (dalam segala hal) untuk saling menghargai, dan saling melengkapi? apakah kalian akan hidup selamanya? Tidak perlu saya mencari jawaban "kenapa saya hidup", karena tidak ada alasannya, tidak perlu saya mencari "ke
Apapendapat kalian tentang LGBTQ? Semula Dijawab: Apa pendapat kalian mengenai LGBT? Disana mereka ditampung dan diajarkan agama. Waria, walau kata 'orang suci' adalah penghuni neraka, tapi mereka juga tetap ingat Tuhan. Semua orang boleh beribadah, termasuk waria dan LGBT lainnya. Disana mereka diperlakukan sebagai mana manusia lainnya.
Bagaimanamenurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakana. Garis adalah kumpulan titik-titik ?b. Bidang adalah kumpulan titik-titik ?c. Bidang adalah kumpulan garis-garis?d. Ruang adalah kumpulan garis-garis ?Kemukakan alasan dari setiap jawaban kalian. Garis-garis Sejajar SUDUT DAN GARIS SEJAJAR GEOMETRI Matematika
Menurutpendapat anda bagaimana? Ya karena isi dari kandungan Pancasila sendiri sudah merupakan bagian dari ajaran Agama Islam sendiri di mana sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa artinya adalah tauhid. Pancasila sebagai ideologi dasar Negara Indonesia merupakan karya dari para leluhur kita yang harus dijaga oleh seluruh Rakyat Indonesia.
Bagaimanamenurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan a.Garis adalah kumpulan titik titik? b.Bidang adalah kumpulan titik titik? a) Benar, karena garis adalah sekumpulan titik - titik yang berderet. b) Tidak benar, karena bidang adalah himpunan dari garis - garis. c) Benar, karena bidang adalah himpunan dari garis - garis.
Bagaimanamenurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan - 41645659 barissiregarregar barissiregarregar 11.06.2021 Matematika Sekolah Menengah Pertama terjawab 5. Bagaimana menurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan: a. garis adalah kumpulan titik titik?
Bagaimanamenurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan d. Ruang adalah kumpulan garis-garis ? Kemukakan alasan dari setiap jawaban kalian.
Musaberkata kepada mereka, "dan ingatlah ketika tuhan kalian memberitahukan dengan pemberitahuan yang tegas, 'jika kalian beryukur kepadaNya atas nikmat-nikmatNya, pastilah Dia akan memberikan tambahan karunia kepada kalian, dan jika kalian mengingkari nikmat-nikmat Allah, niscaya dia benar-benar akan menyiksa kalian dengan siksaan yang
dntVZ. BerandaBagaimana menurut pendapat kalian apakah boleh kit...PertanyaanBagaimana menurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan c. Bidang adalah kumpulan garis-garis ? Kemukakan alasan dari setiap jawaban menurut pendapat kalian apakah boleh kita mengatakan c. Bidang adalah kumpulan garis-garis ? Kemukakan alasan dari setiap jawaban kalian. ... ... MNM. NasrullahMaster TeacherMahasiswa/Alumni Universitas Negeri MakassarPembahasanBenar, karena bidang adalah himpunan dari garis - karena bidang adalah himpunan dari garis - pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!458Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!2021 002 Ahmad Nadimin NtimoasiBantu bangetMWMufidah Wahidatul Adya Ramadhan Ini yang aku cari! Bantu banget Makasih ❤️LFLinda Fauziah Mudah dimengerti,NPNicky Perdani A. T. Makasih ❤️ Bantu banget©2023 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia
Bagaimana Menurut Pendapat Kalian Apakah Boleh Kita Mengatakan – Bagaimana Menurut Pendapat Kalian Apakah Boleh Kita Mengatakan? Ketika kita berbicara tentang topik ini, berbagai pendapat tentu muncul. Ada yang mengatakan bahwa kita bisa dan harus mengatakan apa yang kita rasakan, dan ada yang berpendapat bahwa kita harus menahan diri dari mengungkapkan pandangan kita. Di antara keduanya, menurut saya, ada suatu keseimbangan yang perlu dipertahankan. Ketika kita mengungkapkan pendapat kita, kita harus mengingat bahwa kita tidak dapat memaksakan pendapat kita pada orang lain. Kita harus menghormati kepercayaan, nilai, dan pandangan yang berbeda. Kita juga harus mempertimbangkan dampak dari pengungkapan kita terhadap orang lain. Jika kita memiliki pendapat yang berbeda dengan orang lain, kita harus mengungkapkannya secara bijaksana dan membuat orang lain merasa dihargai. Selain itu, ketika kita mengungkapkan pendapat kita, kita juga harus berusaha untuk menjaga kesantunan bahasa. Kita harus menghindari menggunakan bahasa yang menyinggung, merendahkan, menghina, atau bahkan mengancam orang lain. Jika kita menggunakan bahasa yang kasar, maka kita akan meninggalkan kesan buruk pada orang lain dan menimbulkan masalah dalam hubungan kita. Selain itu, ketika kita mengungkapkan pendapat kita, kita juga harus berusaha untuk menjaga keseimbangan dan kedamaian. Kita harus menghindari menyalahkan orang lain atau menyalahkan suatu situasi. Kita harus berusaha menjaga kedamaian dan menghormati hak orang lain untuk memiliki pendapat yang berbeda. Jadi, menurut saya, ketika kita mengungkapkan pendapat kita, kita harus berusaha untuk menjaga kesantunan bahasa, menghormati hak orang lain untuk memiliki pendapat, dan menjaga keseimbangan dan kedamaian. Jika kita bisa melakukan hal ini, maka kita boleh mengatakan pendapat kita dan menghormati pendapat orang lain. Daftar Isi 1 Penjelasan Lengkap Bagaimana Menurut Pendapat Kalian Apakah Boleh Kita 1. Menghormati kepercayaan, nilai dan pandangan yang berbeda dari orang 2. Menjaga kesantunan bahasa dalam mengungkapkan 3. Menghindari menggunakan bahasa yang menyinggung, merendahkan, menghina atau mengancam orang 4. Menghindari menyalahkan orang lain atau menyalahkan suatu 5. Mempertimbangkan dampak dari pengungkapan pendapat kita terhadap orang 6. Menjaga keseimbangan dan kedamaian dalam mengungkapkan 7. Menghormati hak orang lain untuk memiliki pendapat yang berbeda. 1. Menghormati kepercayaan, nilai dan pandangan yang berbeda dari orang lain. Kita dapat mengatakan bahwa menghormati kepercayaan, nilai, dan pandangan yang berbeda dari orang lain adalah sesuatu yang penting. Hal ini penting untuk menghormati perbedaan antar individu dan menghargai kepercayaan, nilai, dan pandangan yang berbeda-beda. Dengan menghormati hal tersebut, kita dapat membangun komunitas yang lebih baik dan terbuka. Pada dasarnya, kita semua berbeda. Kita memiliki pandangan, kepercayaan, dan nilai yang berbeda-beda. Hal ini tidak dapat dihindari. Namun, kita dapat memastikan bahwa kita menghargai dan menghormati perbedaan. Kita dapat memahami bahwa orang lain mungkin memiliki pandangan yang berbeda dari kita, dan bahwa hal itu tidak salah. Menghormati kepercayaan, nilai, dan pandangan yang berbeda dari orang lain juga merupakan bagian penting dari kesadaran budaya. Kita dapat belajar banyak dari budaya lain dan memahami bahwa tidak ada salahnya untuk belajar dari orang lain. Hal ini akan membantu kita untuk memahami dan menghargai orang lain. Menghormati kepercayaan, nilai, dan pandangan yang berbeda dari orang lain juga penting karena ini akan membantu kita untuk bekerja sama dengan orang lain. Dengan menghormati perbedaan yang ada, kita dapat bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan kita bersama. Hal ini akan menciptakan suasana yang lebih harmonis dan saling menghargai satu sama lain. Menghormati kepercayaan, nilai, dan pandangan yang berbeda dari orang lain juga penting untuk memastikan bahwa kita tidak melakukan diskriminasi berdasarkan perbedaan. Kita harus memastikan bahwa semua orang dihargai dan diterima tanpa pandang bulu. Ini akan memastikan bahwa semua orang merasa nyaman dan aman dalam lingkungan kita. Jadi, saya rasa kita dapat mengatakan bahwa menghormati kepercayaan, nilai, dan pandangan yang berbeda dari orang lain adalah sesuatu yang penting. Dengan menghormati perbedaan yang ada, kita dapat membangun komunitas yang lebih baik, bekerja sama dengan orang lain, dan memastikan bahwa semua orang dihargai. 2. Menjaga kesantunan bahasa dalam mengungkapkan pendapat. Kesantunan bahasa adalah sesuatu yang penting untuk diperhatikan ketika mengungkapkan pendapat. Hal ini karena kesantunan bahasa dapat membuat orang lain merasa nyaman dan dihargai. Jika kita tidak menjaga kesantunan bahasa, bisa saja kita membuat orang lain merasa tidak nyaman dan dapat menimbulkan pertengkaran. Dengan menjaga kesantunan bahasa, kita dapat menjaga hubungan dengan orang lain. Hal ini karena dengan menggunakan bahasa yang sopan dan tepat, kita dapat menjaga kehormatan dan harga diri orang lain. Jika kita menggunakan bahasa yang tidak sopan, maka orang lain akan merasa tidak nyaman dan mungkin juga tidak bisa bekerja dengan baik dengan kita. Selain itu, kita juga harus ingat bahwa kita tidak boleh menggunakan bahasa yang menyinggung rasa sensitif orang lain. Ketika berbicara dengan orang lain, kita harus menggunakan bahasa yang sopan dan tidak menyakiti perasaan mereka. Dengan menjaga kesantunan bahasa, kita dapat menghormati perbedaan yang ada di antara kita. Kesimpulannya, kita harus memperhatikan kesantunan bahasa dalam mengungkapkan pendapat. Hal ini untuk menjaga hubungan dengan orang lain dan menghormati perbedaan yang ada. Ini juga untuk mencegah orang lain merasa tidak nyaman atau tidak dihargai. Dengan menjaga kesantunan bahasa, kita dapat memastikan bahwa hubungan dengan orang lain tetap harmonis dan saling menghormati. 3. Menghindari menggunakan bahasa yang menyinggung, merendahkan, menghina atau mengancam orang lain. Menghindari menggunakan bahasa yang menyinggung, merendahkan, menghina atau mengancam orang lain adalah hal yang wajib dilakukan. Hal ini penting untuk dilakukan agar kita terhindar dari membuat seseorang merasa tersinggung, dikurangi rasa hormat, dikurangi rasa percaya diri, dan mengurangi rasa aman. Bahkan, bahasa yang menyinggung, merendahkan, menghina atau mengancam orang lain bisa menjadi penyebab masalah yang lebih serius. Kita harus tahu bahwa bahasa tidak hanya sekadar alat untuk berkomunikasi. Bahasa yang kita gunakan bisa berdampak pada orang lain. Bahasa yang kita gunakan bisa memicu ketegangan, ketidaknyamanan, dan emosi negatif. Bahkan, bahasa yang kita gunakan bisa berdampak pada hubungan yang kita miliki. Oleh karena itu, penting untuk kita menggunakan bahasa yang bijaksana, dan menghindari menggunakan bahasa yang menyinggung, merendahkan, menghina atau mengancam orang lain. Kita harus ingat bahwa bahasa yang kita gunakan bisa memiliki dampak yang serius pada orang lain. Oleh karena itu, penting untuk kita menggunakan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab. Kita harus berusaha untuk menggunakan bahasa yang positif, yang dapat membangun hubungan dan meningkatkan rasa saling percaya. Bahasa yang kita gunakan harus menyampaikan ide kita secara baik tanpa menyinggung, merendahkan, menghina atau mengancam orang lain. Kita semua mungkin pernah kesal atau marah karena sesuatu yang dilakukan oleh orang lain. Namun, kita harus ingat bahwa kita tidak boleh menggunakan bahasa yang menyinggung, merendahkan, menghina atau mengancam orang lain. Ini karena bahasa yang kita gunakan bisa berdampak pada orang lain. Oleh karena itu, penting untuk kita menggunakan bahasa yang bijaksana dan menghindari menggunakan bahasa yang menyinggung, merendahkan, menghina atau mengancam orang lain. Kita harus berusaha untuk menggunakan bahasa yang sopan, positif, dan bertanggung jawab. Dengan cara ini, kita dapat menghindari masalah yang lebih serius. 4. Menghindari menyalahkan orang lain atau menyalahkan suatu situasi. Kita semua tahu bahwa menyalahkan orang lain atau situasi adalah hal yang tidak baik. Dengan kata lain, kita harus menghindari menyalahkan orang lain atau situasi. Namun, bagaimana kita harus melakukannya? Apakah kita boleh mengatakan bahwa menghindari menyalahkan orang lain atau situasi adalah sesuatu yang benar? Menurut pendapat saya, menghindari menyalahkan orang lain atau situasi adalah sesuatu yang benar. Saya percaya bahwa kita harus memecahkan masalah dengan cara yang produktif. Jika kita menyalahkan orang lain atau situasi, kita akan fokus pada masalah dan tidak mencari solusi. Hal ini dapat menyebabkan konflik dan ketidakpuasan. Selain itu, kita harus bersikap jujur dan responsif dalam menghadapi situasi. Kita harus mengakui kesalahan kita sendiri dan meminta maaf jika kita telah menyalahkan orang lain atau situasi. Kita juga harus berusaha untuk menemukan solusi yang tepat dan efektif untuk masalah yang ada. Kita juga harus menghormati orang lain dan menghargai pendapat mereka. Kita harus menyadari bahwa setiap orang memiliki cara berpikir yang berbeda dan kita harus bersikap terbuka untuk mendengar pendapat mereka. Jika kita menyalahkan orang lain, kita dapat menghambat komunikasi yang efektif dan menghalangi kita untuk menyelesaikan masalah. Dalam kesimpulannya, menghindari menyalahkan orang lain atau situasi adalah sesuatu yang benar. Dengan mengikuti pendekatan ini, kita dapat menyelesaikan masalah dengan cara yang produktif dan membangun hubungan yang saling menghargai. Dengan demikian, kita dapat mencapai tujuan kita dengan lebih cepat dan efektif. 5. Mempertimbangkan dampak dari pengungkapan pendapat kita terhadap orang lain. Mempertimbangkan dampak dari pengungkapan pendapat kita terhadap orang lain adalah salah satu hal yang penting untuk diingat ketika kita mengungkapkan pendapat kita. Dengan mempertimbangkan dampak pengungkapan pendapat kita, kita dapat memastikan bahwa kita tidak menyebabkan kerusakan atau kerugian bagi pihak lain. Kita juga harus tahu bahwa pengungkapan pendapat kita dapat memengaruhi pihak lain secara positif atau negatif. Pertama, kita harus mempertimbangkan apakah pendapat kita akan membantu atau mengganggu pihak lain. Sebagai contoh, jika kita berpendapat bahwa seseorang harus mengambil langkah-langkah tertentu untuk meningkatkan kemampuan mereka, kita harus memastikan bahwa pendapat kita akan membantu mereka mencapai tujuan mereka. Jika kita berpikir bahwa pendapat kita akan mengganggu pihak lain, maka kita harus menahan diri dari mengungkapkan pendapat kita dan mempertimbangkan pendapat orang lain juga. Kedua, kita harus mempertimbangkan apakah pendapat kita akan mempengaruhi situasi secara positif atau negatif. Sebagai contoh, jika kita berpendapat bahwa seseorang harus berhenti dari pekerjaan mereka, kita harus memastikan bahwa pendapat kita tidak akan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian. Jika kita merasa bahwa pendapat kita akan mempengaruhi situasi secara negatif, kita harus menahan diri dari mengungkapkan pendapat kita. Ketiga, kita harus mempertimbangkan apakah pendapat kita akan memicu reaksi yang tidak diinginkan. Sebagai contoh, jika kita berpendapat bahwa seseorang harus mengambil tindakan tertentu, kita harus memastikan bahwa pendapat kita tidak akan memicu perdebatan yang tidak diinginkan. Jika kita merasa bahwa pendapat kita akan memicu perdebatan yang tidak diinginkan, maka kita harus menahan diri dari mengungkapkan pendapat kita. Keempat, kita harus mempertimbangkan apakah pendapat kita akan mempengaruhi orang lain secara positif atau negatif. Sebagai contoh, jika kita berpendapat bahwa seseorang harus mengambil tindakan tertentu, kita harus memastikan bahwa pendapat kita akan membantu orang lain. Jika kita merasa bahwa pendapat kita akan mempengaruhi orang lain secara negatif, maka kita harus menahan diri dari mengungkapkan pendapat kita. Kelima, kita harus mempertimbangkan apakah pendapat kita akan menyebabkan konflik yang tidak diinginkan. Sebagai contoh, jika kita berpendapat bahwa seseorang harus mengambil tindakan tertentu, kita harus memastikan bahwa pendapat kita tidak akan menyebabkan konflik yang tidak diinginkan. Jika kita merasa bahwa pendapat kita akan menyebabkan konflik yang tidak diinginkan, maka kita harus menahan diri dari mengungkapkan pendapat kita. Dalam kesimpulannya, mempertimbangkan dampak dari pengungkapan pendapat kita terhadap orang lain adalah penting untuk diingat. Dengan mempertimbangkan dampak pengungkapan pendapat kita, kita dapat memastikan bahwa kita tidak menyebabkan kerusakan atau kerugian bagi pihak lain. Kita juga harus tahu bahwa pengungkapan pendapat kita dapat memengaruhi pihak lain secara positif atau negatif. Oleh karena itu, kita harus mempertimbangkan apakah pendapat kita akan membantu atau mengganggu pihak lain, apakah pendapat kita akan mempengaruhi situasi secara positif atau negatif, apakah pendapat kita akan memicu reaksi yang tidak diinginkan, apakah pendapat kita akan mempengaruhi orang lain secara positif atau negatif, dan apakah pendapat kita akan menyebabkan konflik yang tidak diinginkan. 6. Menjaga keseimbangan dan kedamaian dalam mengungkapkan pendapat. Mengungkapkan pendapat merupakan cara bagi seseorang untuk menyampaikan sesuatu yang mereka yakini atau pikirkan. Pendapat tersebut dapat berupa pandangan tentang topik tertentu atau tanggapan terhadap sesuatu. Di era modern ini, orang dapat menyampaikan pendapat mereka di berbagai platform media sosial. Namun, penting untuk diingat bahwa menyampaikan pendapat harus dilakukan dengan bijak. Pertama, penting untuk mengingat bahwa kita tidak boleh melupakan etika dan standar budaya dalam menyampaikan pendapat. Jika kita berbicara tentang masalah yang sensitif, kita harus berhati-hati dengan kata-kata yang kita gunakan. Kata-kata yang ketus atau ofensif dapat menyebabkan orang lain merasa terhina atau merasa tidak dihargai. Di sisi lain, kita harus menghormati pendapat orang lain dan menghindari menyebarkan fitnah atau informasi yang tidak akurat. Kedua, kita harus menghormati komentar lain dan bersikap terbuka terhadap pandangan mereka. Agar kita dapat membangun sebuah diskusi yang produktif, kita harus siap untuk mendengar pendapat orang lain dan mencari cara untuk menyelesaikan perbedaan pandangan. Melalui diskusi ini, kita dapat memahami pandangan orang lain dan mencapai sebuah kesimpulan yang bermanfaat bagi semua pihak. Ketiga, kita harus menghormati hak asasi manusia dan kedaulatan suatu negara. Kita harus menyadari bahwa pandangan kita dapat memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan orang lain. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam menyampaikan pendapat agar tidak menimbulkan konflik yang merugikan orang lain. Keempat, kita harus menjaga keseimbangan dan kedamaian dalam menyampaikan pendapat. Sebuah diskusi yang damai dan berimbang dapat membantu dalam membangun sebuah komunitas yang solidaritas. Kita harus siap untuk menerima dan memahami pendapat orang lain, serta menghormati hak mereka untuk berbeda. Kelima, kita harus menghindari menyebarkan informasi yang palsu atau tidak akurat. Informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan konflik dan menimbulkan kebencian antar kelompok. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan benar dan akurat. Keenam, kita harus berupaya untuk menyampaikan pendapat kita dengan cara yang positif. Kata-kata yang positif dapat membantu orang lain memahami pandangan kita dengan lebih baik, serta menciptakan suasana yang ramah dan produktif. Kesimpulannya, penting untuk diingat bahwa menyampaikan pendapat harus dilakukan dengan bijak. Kita harus menghormati etika dan standar budaya, menghormati pendapat orang lain, menghormati hak asasi manusia dan kedaulatan negara, menjaga keseimbangan dan kedamaian, menghindari menyebarkan informasi yang palsu, dan menyampaikan pendapat kita dengan cara yang positif. Dengan mengikuti prinsip-prinsip ini, kita dapat membantu dalam membangun sebuah komunitas yang solidaritas. 7. Menghormati hak orang lain untuk memiliki pendapat yang berbeda. Kita semua memiliki pandangan yang berbeda tentang topik tertentu. Ketika kita bertemu dengan orang lain, kita semua dapat berbagi pandangan kita dan menghargai pendapat mereka yang berbeda. Itulah yang kita sebut sebagai menghormati hak orang lain untuk memiliki pendapat yang berbeda. Menghormati hak orang lain untuk memiliki pendapat yang berbeda merupakan salah satu cara terbaik untuk menghargai orang lain. Ini memberi mereka kesempatan untuk berbagi pendapat mereka dan memberi Anda kesempatan untuk memikirkan pendapat mereka dan mencoba untuk menemukan kesepakatan yang memuaskan semua orang. Ketika kita menghormati hak orang lain untuk memiliki pendapat yang berbeda, kita dapat meningkatkan kedamaian dan hubungan yang baik dengan mereka. Orang lain merasa dihargai dan dihormati, yang membuat mereka merasa lebih dekat dengan kita. Ini juga meningkatkan saling pengertian antara orang yang berbeda, karena mereka dapat berbagi pandangan mereka dan belajar tentang pandangan orang lain. Kita juga harus menghormati orang lain yang berbeda dari kita. Ini termasuk orang yang memiliki pandangan yang berbeda dari kita. Meskipun kita mungkin tidak selalu setuju dengan pandangan mereka, kita harus menghargai perbedaan dan menghargai hak mereka untuk memiliki pandangan yang berbeda. Saling menghormati bahkan bisa membuka pintu bagi konflik positif. Ketika kita menghormati pendapat orang lain, kita dapat menggunakan konflik untuk menemukan solusi bersama yang lebih baik. Ini memungkinkan kita untuk bekerja sama dan menemukan solusi bersama yang lebih baik untuk masalah yang dihadapi. Dengan demikian, kita dapat mengatakan bahwa menghormati hak orang lain untuk memiliki pendapat yang berbeda adalah kunci untuk membangun hubungan yang baik dan membangun kedamaian dan saling pengertian antar individu. Ini juga dapat membuka pintu bagi konflik positif dan kolaborasi yang lebih baik. Dengan menghormati hak orang lain untuk memiliki pendapat yang berbeda, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih damai, saling menghargai, dan sejahtera.
Apakah expressing opinion itu? Expressing opinion adalah menyampaikan opini atau pendapat kita akan sesuatu. Bagaimana cara untuk menyampaikan opini dalam Bahasa Inggris? Mari kita cari tahu melalui pembahasan di bawah ini Expressing Opinion Ada dua jenis cara menyampaikan pendapat dalam Bahasa Inggris, yakni menyampaikan pendapat pribadi, dan menyampaikan pendapat umum. Menyampaikan pendapat pribadi adalah pendapat yang datang dari diri sendiri, sedangkan menyampaikan pendapat umum adalah pendapat yang datang dari orang kebanyakan, ahli, atau dari sebuah penelitian. Expressing Personal Opinion Ada dua cara untuk menyampaikan pendapat pribadi, yakni kuat strong dan netral neutral. Lihatlah paparan di bawah ini untuk lebih jelasnya 1. Strong Opinion Pendapat Kuat Apabila kita sangat yakin akan pendapat kita, kita bisa menggunakan salah satu frasa di bawah ini untuk menyampaikannya I’m sure that… Saya yakin bahwa… I have no doubt that… Saya yakin bahwa… There’s no doubt in my mind that… Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa… I strongly believe that… Saya sangat yakin bahwa… I’m absolutely convinced that… Saya sungguh yakin bahwa… I bet that… Saya yakin bahwa… I dare say that… Saya benar-benar yakin bahwa… I’m truly certain that… Saya sungguh yakin bahwa… I really think that… Saya benar-benar yakin bahwa… I really feel that… Saya sungguh merasa bahwa… Contoh I have no doubt that she can master the recipe in no time. Saya yakin bahwa dia bisa menguasai resepnya dalam waktu singkat I strongly believe that they will cancel the game. Saya sangat yakin bahwa mereka akan membatalkan pertandingannya I dare say that John is the funniest person on earth. Saya benar-benar yakin bahwa John adalah orang terlucu di bumi I really feel that they will not come. Saya sungguh merasa bahwa mereka tidak akan datang 2. Neutral Opinion Pendapat Netral Neutral opinion adalah pendapat yang memiliki tingkat keyakinan sedang. Dengan kata lain, kita tidak terlalu yakin atau tidak terlalu tidak yakin akan pendapat ini. Pilihlah salah satu frasa di bawah ini untuk mengungkapkan neutral opinion pribadi kita I think… Menurut saya… I believe… Saya percaya… I feel… Saya rasa… In my opinion… Menurut saya… In my view… Menurut saya… To me… Menurut saya… It seems to me that… Menurut saya… I suppose that… Saya kira… I tend to think that… Saya cenderung berpikir bahwa… I would say that… Menurut saya… From my perspective… Berdasarkan sudut pandang saya… From my point of view… Berdasarkan sudut pandang saya… Contoh I think English is easier than German. Menurut saya Bahasa Inggris lebih mudah daripada Bahasa Jerman In my opinion, people under 18 shouldn’t be allowed to drive. Menurut saya, orang yang berusia di bawah 18 tahun tidak boleh mengemudi I tend to think that jogging is the best exercise to lose weight. Saya cenderung berpikir bahwa jogging adalah olahraga terbaik untuk menurunkan berat badan To me, the world would be better without money. Menurut saya, dunia ini akan lebih baik tanpa uang Frasa “I think…”, “I believe…”, dan “I feel…” bisa diubah menjadi frasa untuk menyampaikan pendapat kuat strong opinion dengan cara menambahkan intensifier setelah kata “I”. Intensifier adalah adverb kata keterangan yang berfungsi untuk menguatkan atau menekankan suatu kata atau arti secara keseluruhan dari sebuah kalimat atau frasa. Adapun beberapa intensifier yang bisa dipakai untuk mengubah ketiga frasa di atas menjadi frasa pengungkap pendapat kuat diantaranya, yakni Absolutely Completely Really Highly Extremely Totally Surely Certainly Arti dari semua intensifier di atas adalah “sungguh”, “benar-benar”, atau “sekali” Mari kita lihat contoh berikut ini untuk lebih jelasnya I absolutely think that what he said were wrong. Saya sungguh yakin bahwa apa yang dikatakannya adalah salah I really believe that we will finish this work before Friday. Saya yakin sekali bahwa kita akan menyelesaikan pekerjaan ini sebelum hari Jumat I totally feel that this water contains dangerous substances. Saya benar-benar merasa bahwa air ini mengandung zat-zat berbahaya I surely think that he can easily beat his opponent. Saya yakin sekali bahwa dia dapat dengan mudah mengalahkan lawannya 3. Subjective Opinion Selain strong opinion dan neutral opinion, terdapat juga subjective opinion. Subjective opinion adalah pendapat pribadi yang berdasakan pengalaman atau pengetahuan pribadi. Untuk itu, jika kita ingin mengungkapkan pendapat yang berdasarkan dari pengalaman atau sepengetahuan kita, kita bisa menggunakan salah satu frasa berikut ini In my experience… Berdasarkan pengalaman saya… As far as I know… Sejauh yang saya ketahui… As far as I’m concerned… Sejauh yang saya ketahui… As far as I understand… Sejauh yang saya pahami… As for me… Bagi saya… As to me… Bagi saya… To my mind… Bagi saya… As I see it… Berdasarkan sepengetahuan saya…. I don’t know about other people, but I can say that… Saya tidak tahu bagaimana pendapat orang lain, namun menurut saya… If you ask me… Jika Anda bertanya kepada saya… Speaking for myself… Bagi saya… Personally, I think… Secara pribadi, menurut saya… Contoh In my experience, setting aside 10% of our income is an effective way of saving. Berdasarkan pengalaman saya, menyisihkan 10% dari pendapatan kita adalah cara menabung yang efektif As far as I understand, censorship is useless in this era of internet. Sejauh yang saya pahami, sensor tidak berguna di era internet ini I don’t know about other people, but I can say that our marketing strategy is ridiculous. Saya tidak tahu bagaimana pendapat orang lain, tetapi menurut saya strategi pemasaran kita tidak masuk akal Personally, I think that applying for a US visa is easier than applying for a Schengen visa. Secara pribadi, menurut saya mengajukan permohonan visa Amerika lebih gampang daripada mengajukan permohonan visa Schengen Expressing General Opinion General opinion adalah pendapat umum, yakni pendapat yang berasal dari orang pada umumnya, pendapat para ahli, atau dari sebuah penelitian. Untuk menyampaikan sebuah pendapat umum, kita bisa memakai salah satu frasa di bawah ini Most/ many people think that… Kebanyakan/ banyak orang berpendapat bahwa… Most/ many people believe that… Kebanyakan/ banyak orang yakin bahwa… It is often said that… Sering dikatakan bahwa… Some people say that… Beberapa orang mengatakan bahwa… Some people believe that… Beberapa orang yakin bahwa… Everybody knows that… Setiap orang tahu bahwa… It is thought that… Disebutkan bahwa… It is generally accepted that… Sudah kesepakatan umum bahwa… It is considered that… Dipertimbangkan bahwa… According to experts… Menurut para ahli… According to scientists… Menurut para ilmuwan… Experts’ opinion states that… Pendapat ahli menyebutkan bahwa… According to the latest study… Berdasarkan studi terbaru… The research says that… Penelitian mengatakan bahwa… Contoh Most people think that it’s okay to spoil their children at times. Kebanyakan orang berpendapat bahwa tidak apa-apa untuk memanjakan anak-anak mereka sesekali It is often said that mothers should stay at home instead of going to work. Sering dikatakan bahwa ibu-ibu harus diam di rumah alih-alih berangkat kerja According to experts, children are vulnerable to environmental influences. Menurut para ahli, anak-anak rentan terhadap pengaruh lingkungan The research says that social medias add more pressure to teenagers to stay relevant among their peers. Penelitian mengatakan bahwa media sosial menambah lebih banyak tekanan kepada para remaja untuk tetap relevan di antara teman sebaya mereka Agreeing and Disagreeing Kita bisa merespon pendapat orang lain dengan setuju atau tidak setuju dengan mereka. Berikut adalah pembahasan yang lebih detailnya 1. Expressing Agreement Apabila kita setuju dengan pendapat orang lain, kita bisa mengutarakan kesetujuan kita tersebut dengan menggunakan frasa berikut ini I agree. Saya setuju I agree with that. Saya setuju dengan itu Agree! Setuju! I completely agree. Saya sangat setuju I couldn’t agree more. Saya sangat setuju I think so too. Saya juga berpikir demikian That’s exactly what I think. Itulah yang saya pikirkan I’m with you on this. Saya sependapat dengan Anda akan hal ini Yes, that’s right. Ya, itu benar That’s true. Itu benar You’re right. Anda benar Of course. Tentu saja Exactly! Benar tentu saja Correct! Benar That’s a good point. Itu pendapat yang bagus Yes, me too. Ya, saya juga So do I. Saya juga Kita juga bisa menambahkan alasan mengapa kita setuju. Contoh A I think school should stop giving students homework. Menurut saya sekolah harus berhenti memberikan PR kepada siswa B That’s exactly what I think. Too much homework can cause students to feel stressed. Itulah yang saya pikirkan. Terlalu banyak PR dapat menyebabkan siswa merasa stress 2. Expressing Disagreement Jika kita tidak sependapat dengan orang lain, kita bisa menyampaikan ketidaksetujuan tersebut dengan memakai frasa-frasa ini I disagree. Saya tidak setuju Sorry, I don’t agree with you. Maaf, saya tidak sependapat dengan Anda Yeah, but… Ya, tetapi… I don’t think so. Saya pikir tidak begitu I think that’s not true. Menurut saya itu tidak benar Sorry, I think that’s wrong. Maaf, menurut saya itu salah I’m not sure about that. Saya tidak yakin akan itu That’s not the point. Itu bukan poinnya That’s not entirely true. Itu tidak benar sepenuhnya I’m afraid I have to disagree. Maaf saya tidak setuju Sama seperti ketika menyatakan kesetujuan, saat menyatakan ketidaksetujuan juga kita bisa menambahkan pendapat atau alasan kita mengapa kita tidak setuju. Contoh A I think school should stop giving students homework. Menurut saya sekolah harus berhenti memberikan PR kepada siswa B Sorry, I don’t agree with you. In my opinion, homework can help students developing some important skills, such as time management, independent learning, and taking responsibility. Maaf, saya tidak sependapat dengan Anda. Menurut saya, PR dapat membantu siswa mengembangkan beberapa keterampilan penting, seperti manajemen waktu, pembelajaran mandiri, dan bertanggung jawab